Profil GUS IRAWAN PASARIBU

Lahir di Padang Sidempuan pada tanggal 31 Juli 1964, mengawali pendidikan di SD Negeri 7 Padang Sidempuan, menyelesaikan studi S-1 di Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Syah Kuala dan telah menyelesaikan pendidikan Sekolah Pascasarjana (S-2) di USU pada Program Studi Magister Manajemen. Alumni SMAN-1 angkatan 1980 ini, sejak menyelesaikan studi S-1, memulai karir di PT. Bank Sumut (kala itu bernama BPDSU) sebagai Kepala Seksi Administrasi di Kantor Cabang Pematang Siantar setelah sebelumnya menjadi pegawai di Biro Personalia Kantor Pusat BPDSU.

Sejak kecil saya sudah dididik disiplin dalam berbagai hal. Meskipun orang tua saya tidak sekolah, tetapi beliau bijaksana, punya kepemimpinan menonjol dan visioner. Saya tidak terlalu bebas, cenderung dikekang dan jajanpun dijatah. Kami bersaudara mematuhi aturan itu karena segala kebutuhan sudah dipersiapkan di rumah. Ayah saya berprofesi sebagai pedagang beras pagi dan sore, sesekali kami juga turut membantu. Saya memiliki kebanggaan yang besar terhadap orang tua saya.

Disiplin dan jiwa kepemimpinan yang pernah dibangun orang tua, mengantarkan keberhasilan saya dan saudara saya yang lain seperti : DR. H. Bomer Pasaribu, SE, SH, MS., Drs. H. Panusunan Pasaribu, MM., Ibrahim Pasaribu, Syahrul Pasaribu, Lisliwati Pasaribu, S. Ag., dan Drs. Jon Sujani Pasaribu.

Kedisiplinan orang tua semakin ditekankan saat saya memasuki pendidikan formal di SD Negeri No. 7 Padangsidimpuan dan selesai tahun 1976. Di sekolah, Alhamdulillah saya selalu menjadi juara kelas dan hal ini menjadi kebanggaan orang tua, namun terbersit pula kekhawatiran terhadap lingkungan tempat tinggal yang akan berdampak buruk bagi pendidikan saya. Orang tua tidak menginginkan saya menjadi tukang becak, karena kebetulan di Padangsidimpuan banyak yang berprofesi sebagai tukang becak.

Setamat SD, ayah menginginkan saya pindah ke Medan. Hijrah ke Medan baru terlaksana ketika ia memasuki “ pamuncak “ kelas III di SMP Negeri 1 Medan dan selesai tahun 1980.

Setelah menamatkan SMP, saya melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 1 Medan dan selesai tahun 1983. Kemudian melanjutkan pendidikan (S1) di Universitas Syah Kuala di Banda Aceh (NAD) Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi yang diselesaikan tahun 1988. Alhamdulillah, saya tergolong cepat menyelesaikan studi, dari angkatan kami saya nomor dua selesai.

Pada dasarnya keluarga menginginkan saya pindah ke USU, tetapi saya sudah terlanjur cinta dengan Universitas Syah Kuala dan Banda Aceh yang saat itu belum menjadi Daerah Operasi Militer (DOM). Begitu juga lingkungan dan alamnya menjadikan saya betah. Setiap pulang kuliah saya sering mampir di warung kopi untuk minum, kesukaan saya “ kopi pancung “ dibayar setengah isi tigaperempat lebih encer. Rasanya begitu nikmat sekali.

Tahun 1990 mempunyai arti penting bagi kehidupan saya, paling tidak ada dua catatan penting. Pertama, saya mempersunting Asrida Murni Siregar sebagai istri yang hingga kini begitu setia mendampingi saya. Dari hasil perkawinan saya telah dikaruniai tiga orang anak, yaitu : Okti Divita Irawan Pasaribu, Putra Ahmad Syarif Irawan Pasaribu dan Fauzan Faris Irawan Pasaribu. Kedua, tahun 1990 adalah awal menapaki karir di bidang perbankan. Diterima sebagai pegawai sejak Maret 1990 dan pertama kalinya bertugas di unit kerja Biro Personalia Kantor Pusat Bank Sumut, yang ketika itu namanya Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (BPDSU). Hanya beberapa bulan saja sebagai pegawai biro personalia, pada September 1990 saya dipromosikan dengan jabatan baru sebagai Kepala Seksi Administrasi Kantor Cabang Pematang Siantar.

Sebagai sosok pekerja yang ulet dan menyenangi tantangan, saya memiliki prinsip hidup yang sederhana saja yaitu pekerjaan atau jabatan apapun yang diemban merupakan amanah pemberian Allah SWT dan harus dilaksanakan secara bertanggung jawab, profesional, maksimal dan ada target. Kata kuncinya adalah mampu mengendalikan diri dan bertanggung jawab pada pencapaian tujuan serta membangun ketauladanan diri.

Keuletan dan profesionalisme semakin terus menuntut saya, kadang-kadang tugas begitu banyak dikerjakan sehingga setiap hari harus lembur sampai jauh malam. Alhamdulillah isteri sangat mengerti pekerjaan saya.

Bermodalkan hal tersebut diatas, serta diiringi dengan integritas dan dorongan motivasi yang tinggi, karir di PT. Bank Sumut meningkat dengan sangat cepat dengan berbagai posisi jabatan yang diemban.

Alhamdulillah karir saya terus menanjak, tahun 1994 s/d 1996 saya ditunjuk sebagai Wakil Pemimpin Cabang Tebing Tinggi. Tahun 1996 s/d 2000 sebagai Pemimpin Cabang Tebing Tinggi. Sejak Juni 2000 s/d 2012 menduduki jabatan tertinggi di Bank Sumut sebagai Direktur Utama.

Ada hal menarik dari capaian prestasi yang saya alami, lebih kurang dalam kurun waktu sepuluh tahun (1990 – 2000), dengan usia yang begitu muda Alhamdulillah saya begitu cepat menduduki posisi jabatan Dirut yang ketika itu masih berumur 36 tahun. Dengan segala kerendahan hati saya sampaikan sekali lagi bahwa : “ Segala apa yang sudah diraih saya syukuri. Prinsip saya sederhana saja, jabatan merupakan amanah pemberian Allah SWT dan harus dilaksanakan secara profesional, maksimal dan ada target disamping membutuhkan teori kapasitas otak. Kata kuncinya ; mengoptimalkan SDM, mampu mengendalikan diri dan bertanggung jawab pada pencapaian tujuan serta membangun ketauladanan diri “.

Saya juga tidak pernah melupakan orang – orang terdekat yang berjasa kepada saya, yakni orang tua, saudara dan isteri, termasuk juga, almarhum Bapak H.T. Rizal Nurdin, tokoh yang dikagumi sekaligus guru bagi saya.

Sebagai pengalaman, saya sangat teringat akan nasehat almarhum ayah kepada saya, “ Gus ! Engkau jangan kerja utuk cari duit, tetapi bekerjalah secara ikhlas dan berprestasi, pasti rezeki akan datang dengan sendirinya !”.

Ketika mengikuti fit and proper test Direksi yang dilaksanakan BI di Jakarta, ketika itu tidak ada beban saat test, namun dengan targetnya jangan malu-maluin, akhirnya saya lulus. Jadi memang benar, saya menjadi Direksi secara kebetulan karena sebelumnya tidak pernah terpikir, apalagi menjadi Dirut. Selain itu keberhasilan Bank Sumut bukanlah karena saya saja, tetapi kontribusi semua orang yang terlibat di Bank Sumut.

Keberhasilan dalam memimpin Bank Sumut semakin terlihat jelas dengan meningkatnya jumlah perkembangan jaringan pelayanan PT Bank Sumut setiap tahunnya.

Prestasi kepemimpinan di Bank Sumut juga mendulang berbagai penghargaan berupa : InfoBank Awards yang diperoleh lima tahun berturut-turut sejak tahun 2003 hingga 2007 dan atas prestasi tersebut diperoleh pula Golden Trophy dari majalah InfoBank. Bank Pembangunan Daerah Terbaik 2006 dari Depdagri dan Majalah Business Review. Most Prudent Unit Usaha Syariah Kelompok Rp. 100 Milyar dari Karim Business Consulting (2006). The Best Performance Overall BPD Dengan Pelayanan Terbaik Seluruh Indonesia dari MRI & InfoBank (2007). Best Shariah 2007 Untuk Unit Usaha Syariah Terbaik dengan Aset di Bawah 100 milyar dari Majalah Investor. Kinerja keuangan Bank Sumut sejak Tahun Buku 2002 s/d 2006 dinilai “ Wajar Tanpa Pengecualian “ oleh Kantor Akuntan Publik dan untuk kurun waktu yang sama Bank Indonesia memberikan penilaian kepada Bank Sumut sebagai bank yang SEHAT.

Langkah strategis dan sistematis yang segera diambil guna memperbaiki kondisi internal maupun mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada BPDSU. Berbagai gebrakan dilakukan, antara lain : merubah struktur organisasi agar lebih efektif dan efisien, perbaikan pengelolaan SDM, memperluas jaringan pelayanan bahkan hingga ke Jakarta, menerapkan online system di seluruh unit kantor, menerapkan standar pelayanan, ekspansi dana dan kredit dengan mempedomani prinsip complience dan prudential banking maupun manajemen risiko hingga melakukan pergantian logo Bank Sumut dan perluasan usaha dengan membuka unit usaha syariah.

Kerja keras yang dilakukan membuahkan hasil yang luar biasa, Bank Sumut berhasil menutup kerugian, menekan kredit macet dan keluar dari program rekapitalisasi. Bahkan, Bank Sumut tumbuh dan berkembang sebagai Bank yang SEHAT dan meraih berbagai penghargaan sebagai Bank dengan kinerja sangat baik serta beberapa tahun terakhir dan telah memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar bagi Pemerintah Daerah Sumatera Utara melalui pembagian dividen dari hasil laba yang diraih Bank Sumut.

Keberhasilan memimpin organisasi olahraga tidak hanya karena kepiawaian manajerial semata, namun juga karena kecintaannya terhadap olahraga. Secara pribadi, saya menggemari berbagai macam olahraga seperti sepakbola, golf, tenis, jetski, dan banyak lainnya. Di berbagai bidang olahraga saya sering mengukir prestasi seperti meraih juara di berbagai turnamen golf dan bahkan pernah meraih Juara II Marathon 1200 CC Open pada Kejuaraan Nasional Jetski di Danau Toba pada tahun 2004 lalu.

Saya juga memiliki hobi memainkan berbagai alat musik dan menyanyi. Dibidang tarik suara, saya adalah pemegang gelar Juara I Bankers Idol pada Porseni Perbankan Sumatera Utara tahun 2007 lalu.

Atas berbagai kesuksesan yang telah diraih, saya kembali menegaskan bahwa : profesi apapun yang kita geluti dengan berbagai jabatan biarkan seperti air mengalir saja, harus disyukuri dan dijalani dengan prinsip-prinsip hidup sebagaimana yang telah disampaikan di atas “. Motto hidup saya, hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini “. Jadi sederhana saja !”. Prinsip sederhana inilah yang mengantarkan keberhasilan saya, baik di Bank Sumut maupun bidang lainnya.

Selanjutnya yang tak kalah penting bahwa bentuk syukur kepada Allah SWT, salah satunya : segala penghasilan saya 2,5 % harus disisihkan dalam bentuk zakat, infak dan sadakah (ZIS). Ini merupakan perintah Allah SWT yang diajarkan agama yang saya anut yaitu Islam, hikmah positifnya luar biasa saya rasakan. Saya juga mengajak para pegawai muslim di Bank Sumut atau rekan-rekan saya di instansi lain untuk selalu syukur nikmat dengan mengeluarkan 2,5 % harta untuk ZIS yang sebenarnya tidak terlalu berat.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s